Rabu, 29 April 2015

Fakta Unik Serial The Flinstones


‘The Flintstones’ mulai diperkenalkan ke layar kaca oleh stasiun TV ABC pada 30 September 1960 dan berakhir 1 April 1966. Diproduksi oleh Hanna-Barbera Productions, serial kartun tersebut berkisah tentang kehidupan pria kelas pekerja di jaman batu bernama Fred Flinstone yang telah memiliki seorang istri bijaksana bernama Wilma dan putri kecil bernama Pebbles.
Dalam kehidupan mereka yang unik dan kocak itu, Fred juga bersahabat dan bertetangga dengan keluarga Rubble yang terdiri dari Barney Rubble dan istrinya Betty serta putranya Bamm-Bamm Rubble.
Berikut beberapa hal unik tentang ‘The Flinstones':
1. Flinstones awalnya adalah film untuk orang dewasa. Selama dua musim film ini disponsori oleh rokok Winston. Namun, pada musim ketiga film ini dibuat untuk anak-anak dan disponsori Welch, produsen jus anggur dan jelly.
2. Musik film ini yang begitu kondang yang berjudul “Meet The Flinstones” baru digunakan setelah musim ketiga. Pada dua musim sebelumnya mereka menggunakan musik iringan berjudl “Rise and Shine”.
3. Fred dan Wilma Flinstore pertama kali menjadi sepasang suami istri yang tidur seranjang pertama kali diudarakan di jaringan teve ABC pada 1960 sampai 1966.
4. Fred Flintstone and Barney Rubble sempat memamerkan adegan merokok dengan Winstone. Langkah itu amat bertentangan dengan misi film itu yakni film untuk anak-anak.
5. Banyak kritikus yang yakin film itu adalah parodi dari acara komedi situasi pada 1950-an di stasiun TV AS, yakni The Honeymooner, yang menampilkan dua pasangan pengantin baru yang tinggal di New York. Salah satu pencipta acara itu, William Hanna dan Joseph Barbera, menyatakan bahwa itu cuma mitos.
6. William Hanna, pencipta The Flinstones, juga memproduksi film untuk anak-anak seperti Tom and Jerry, Scooby Doo, dan Yo Yogi.
7. The Flinstone menjadi film kartun yang diputar terlama dalam sejarah, sebelum ada film The Simpsons.
8. Edisi perdana yang tidak ditayangkan pada 1959 adalah “The Flagstones”. Edisi “The Gladstones” juga sempat diperdebatkan sebelum ditayangkan.
9. Serial ini didirikan di kota batu Bedrock, namun di beberapa episode disebut Rockville
10. Perabotan di rumah Flinstones selalu berubah di hampir setiap episiode
11. Dinosaurus, hewan peliharaan Flinstone yang bisa menggonggong, mengubah warna program itu. Warna utamanya adalah ungu.
12. Film ini awalnya adalah film hitam putih.
13. The Flinstone menjadi pendukung beberapa klub olahraga penting seperti The Bedrock Giants, Bedrock Dodgers dan Green Bay Pachyderms. Semua klub itu muncul di acara itu.
14. Beberapa selebritas ikut ambil bagian di acara itu seperti Cary Granit, Alvin Brickrock dan Stony Curtis. Mick Jadestone dan Boulders Rolling adalah band favorit Fred dan Barney.
15. Untuk mengabadikan The Flinstone beberapa taman di Amerika Serikat mengambil tema seperti di film itu, termasuk Flintstones Bedrock City di South Dakota dan Flintstones Bedrock Kota di Arizona. Sumber: beritaunik.net

Sabtu, 18 April 2015

Sejarah Konferensi Asia Afrika



Berakhirnya Perang Dunia II pada bulan Agustus 1945,tidak berarti berakhir pula situasi permusuhan di antara bangsa-bangsa di dunia dan tercipta perdamaian dan keamanan. Ternyata di beberapa pelosok dunia, terutama dibelahan bumi Asia Afrika,masih ada masalah dan muncul masalah baru yang mengakibatkan masalah baru yang mengakibatkan permusuhan yang terus berlangsung,bahkan pada tingkat perang terbuka, seperti di Jazirah Korea, Indo Cina, Palestina, Afrika Selatan, Afrika Utara.


Masalah-masalah tersebut sebagian disebabkan oleh lahirnya dua blok kekuatan yang bertentangan secara ideology maupun kepentingan,yaitu Blok Barat dan Blok Timur.Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat dan Blok Timur dipimpin oleh Uni Sovyet. Tiap-tiap Blok berusaha menarik negara-negara Asia dan afrika agar menjadi pendukung mereka. Hal ini mengakibatnkan tetap hidupnya dan bahkan tumbuhnya suasana permusuhan yang terselubung diantara dua Blok itu dan pendukungnya. Suasana permusuhan tersebut dikenal dengan nama “Perang Dingin”.


Timbulnya pergolakan didunia disebabkan pula masih adanya penjajahan di bumi kita ini, terutama di belahan Asia dan Afrika. Memang sebelum tahun 1945, pada umumnya dunia Asia dan Afrika merupakan daerah jajahan bangsa Barat dalam aneka bentuk. Tetapi sejak tahun 1945, banyak di daerah Asia Afrika menjadi negara merdeka dan banyak pula yang masih berjuang bagi kemerdekaan negara dan bangsa mereka seperti Aljazair, Tunisia, dan Maroko di wilayah Afrika Utara; Vietnam di Indo Cina; dan di ujung selatan Afrika. Beberapa negara Asia Afrika yang telah merdeka pun masih banyak yang menghadapi masalah-masalah sisa penjajahan seperti Indonesia tentang Irian Barat , India dan Pakistan terpaksa mengungsi, karena tanah air mereka diduduki secara paksa oleh pasukan Israel yang di Bantu oleh amerika Serikat.


Sementara itu bangsa-bangsa di dunia, terutama bangsa-bangsa Asia Afrika, sedang dilanda kekhawatiran akibat makin dikembangkannya senjata nuklir yang bisa memusnahkan umat manusia. Situasi dalam negeri dibeberapa Asia Afrika yang telah merdeka pun masih terjadi konflik antar kelompok masyarakat sebagai akibat masa penjajahan (politik divide et impera) dan perang dingin antar blok dunia tersebut.


Walaupun pada masa itu telah ada badan internasional yaitu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berfungsi menangani masalah-masalah dunia, namun nyatanya badan ini belum berhasil menyelesaikan persoalan tersebut. Sedangakan kenyataannya, akibtan yang ditimbulkan oleh masalah-masalah ini, sebagian besar diderita oleh bangsa-bangsa di Asia Afrika.



Keadaan itulah yang melatarbelakangi lahirnya gagasan untuk mengadakan Konferensi Asia Afrika.




 LAHIRNYA IDE KONFERENSI

Keterangan Pemerintah Indonesia tentang politik luar negeri yang disampaikan oleh Perdana Menteri Mr.Ali Sastroamidjojo, di depan parlemen pada tanggal 25 Agustus 1953, menyatakan;


“Kerja sama dalam golongan negara-negara Asia Arab (Afrika) kami pandang penting benar, karena kami yakin, bahwa kerja sama erat negara-negara tersebut tentulah akan memperkuat usaha ke arah perdamaian dunia yang kekal. Kerjasama antar negara-negara Asia Afrika tersebut adalah sesuai benar dengan aturan-aturan dalam PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang menyenangi kerjasama kedaerahan (regional arrangements). Lain dari itu negara-negara itu pada umumnya memang mempunyai pendirian-pendirian yang sama dalam beberapa soal di lapangan internasional, jadi mempunyai dasar sama (commonground)untuk mengadakan golongan yang khusus. Dari sebab itu kerja sama tersebut akan kami lanjutkan dan pererat”.


Bunyi pernyataan tersebut mencerminkan ide dan kehendak Pemerintah Indonesia untuk mempererat kerja sama di antara negara-negara Asia Afrika.


Pada awal tahun 1954, Perdana Menteri Ceylon (Srilangka) Sir Jhon Kotelawala mengundang para Perdana Menteri dari Birma (U Nu), India (Jawaharlal Nehru), Indonesia (Ali Sastroamidjojo), dan Pakistan (Mohammed Ali) dengan maksud mengadakan suatu pertemuan informal di negaranya. Undangan tersebut di terima baik oleh semua pimpinan pemerintah negara yang diundang.


Pertemuan yang kemudian disebut Konferensi Kolombo itu dilaksanakan pada tanggal 28 April sampai dengan 2 Mei 1954. konferensi ini membicarakan masalah-masalah yang menjadi kepentingan bersama.


Yang menarik perhatian para peserta konferensi, diantaranya pernyataan yang diajukan oleh Perdana Menteri Indonesia :


“Where do we stand now, we the peoples of Asia , in this world of ours to day?” (“Dimana sekarang kita berdiri, bangsa Asia sedang berada di tengah-tengah persaingan dunia?”), kemudian pernyataan tersebut dijawab sendiri dengan menyatakan:


“We have noe indeed at the cross-roads of the historyof mankind. It is therefore that we Prime Minister of five Asian countries are meeting here to discuss those crucial problems whice urge Indonesia to propose that another conference be convened wide3r in scope, between the African and Asian Nations. I am convined that the problems are not only convened to the Asian countries represented here but also are of equal importance to the Afrika and other Asian countries”.


(Kita sekarang berada dipersimpangan jalan sejatah umat manusia. Oleh karena itu kita Lima Perdana Menteri negara-negara Asia bertemu disini untuk membicarakan masalah-masalah yang krusial yang sedang dihadapi oleh masyarakat yang kita wakili. Ada beberapa hal yang mendorong Indonesia mengajukan usulan untuk mengadakan pertemuan lain yang lebih luas, antara negara-negara Afrika dan Asia . Saya percaya bahwa masalah-masalah itu tidak terjadi hanya di negara-negara Asia yang terwakili disini, tetapi juga sama pentingnya bagi negara-negara Afrika dan Asia lainnya”).


Pernyataan tersebut memberi arah kepada lahirnya Konferensi Asia Afrika.


Selanjutnya, soal perlunya Konferensi Asia Afrika diadakan, diajukan pula oleh Indonesia dalam sidang berikutnya. Usul itu akhirnya diterima oleh semua konferensi, walaupun masih dalam suasana keraguan.


Perdana Menteri Indonesia pergi ke Kolombo untuk memenuhi undangan Perdana Menteri Srilangka dengan membawa bahan-bahan hasil perumusan Pemerintah Indonesia . Bahan-bahan tersebut merupakan hasil rapat dinas Kepala-kepala Perwakilan Indonesia di negara-negara Asia dan Afrika yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Mr.Sunario. rapat dinas tersebut diadakan di tugu ( Bogor ) pada tanggal 9 Sampai dengan 22 Maret 1954.


Akhirnya, dalam pernyataan bersama pada akhir Konferensi Kolombo, dinyatakan bahwa para Perdana Menteri peserta konferensi mkembicarakan kehendak untuk mengadakan konferensi negara-negara Asia Afrika dan menyetujui usul agar Perdana Menteri Indonesia dapat menjejaki sampai dimana kemungkinannya mengadakan konferensi semacam itu.



USAHA-USAHA PERSIAPAN KONFERENSI


Konferensi Kolombo telah menugaskan Indonesia agar menjejaki kemungkinan untuk diadakannya Konferensi Asia Afrika. Dalam rangka menunaikan tugas itu Pemerintah Indonesia melakukan pendekatan melalui saluran diplomatic kepada 18 negara Asia Afrika. Maksudnya, untuk mengetahui sejauh mana pendapat negara-negara tersebut terhada ide mengadakan Konferensi Asia Afrika. Dalam pendekatan tersebut dijelasakan bahwa tujuan utama konferense tersebut ialah untuk membicarakan kepentingan bersama bangsa-bangsa Asia afrika pada saat itu, mendorong terciptanya perdamaian dunia, dan mempromosikan Indonesia sebagai tempat konferensi. Ternyata pada umumnya negara-negara yang dihubungi menyambut baik ide tersebut dan menyetujui Indonesia sebagai tuan rumahnya, walaupun dalam hal waktu dan peserta konferensi terdapat berbagai pendapat yang berbeda.


Pada tanggal 18 Agustus 1954, Perdana Menteri Jawaharlal Nehru dari India, melalui suratnya, mengingatkan Perdana Menteri Indonesia tentang perkembangan situasi dunia dewasa ini yang semakin gawat, sehubungan dengan adanya usul untuk mengadakan Konferensi Asia Afrika. Memang Perdana Menteri India dalam menerima usul itu masih disertai keraguan akan berhasil-tidaknya usul itu dilaksanakan. Barulah setelah kunjungan Perdana Menteri Indonesia pada tanggal 25 September 1954, beliau yakin benar akan pentingnya diadakan konferensi semacam itu, seperti tercermin dalam pernyataan bersama pada akhir kunjungan Perdan Menteri Indonesia :


“The prime reprensentatives discussed also the proposal to have a conference of representatives of Asians and African countries and were agreed that a conference of this kind was desirble and world be helpful in promoting. Is should be held at an early date”.


(“Para Perdana Menteri telah membicarakan usulan untuk mengadakan sebuah konferensi yang mewakili negara-negara Asia dan Afrika serta menyetujui konferensi seperti ini sangat diperlukan dan akan membantu terciptanya perdamaian sekaligus pendekatan bersama ke arah masalah (yang dihadapi). Hendaknya konferensi ini diadakan selekas mungkin”).


Keyakinan serupa dinyatakan pula oleh Perdana Menteri Birma U Nu pada tanggal 28 september 1954.


Dengan demikian, maka usaha-usaha penyelidikan atas kemungkinan diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika dianggap selesai dan berhasil serta usaha selanjutnya ialah mempersiapkan pelaksanaan konferensi itu.



Atas undangan Perdana Menteri Indonesia, para Perdan Menteri peserta Konferensi Kolombo (Birma, Srilangka, India, Indonesia, dan Pakistan) mengadakan Konferensi di Bogor pada tanggal 28 dan 29 Desember 1954, yang dikenal dengan sebutan Konferensi Panca Negara. Konferensi ini membicarakan persiapan pelaksanaan Konferensi Asia Afrika.


Konferensi Bogor berhasil merumuskan kesepakatan bahwa Konferensi Asia Afrika diadakan atas penyelenggaraan bersama dan kelima negara peserta konferensi tersebut menjadi negara sponsornya. Undangan kepada negara-negara peserta disampaikan oleh Pemerintah Indonesia atas nama lima negara.



TUJUAN KONFERENSI


Konferensi Bogor menghasilkan 4 tujuan pokok Konferensi Asia Afrika yaitu :



1.      Untuk memajukan goodwill (kehendak yang luhur) dan kerjasama antar bangsa-bangsa Asia dan Afrika , untuk menjelajah serta memajukan kepentingan-kepentingan mereka , baik yang silih ganti maupun yang bersama, serta untuk menciptakan dan memajukan persahabatan serta perhubungan sebagai tetangga baik.



2.      Untuk mempertimbangkan soal-soal serta hubungan-hubungan di lapangan social , ekonomi , dan kebudayaan Negara yang diwakili.



3.      Untuk mempertimbangkan soal-soal yang berupa kepentingan khusus bangsa-bangsa Asia dan Afrika, misalnya soal-soal yang mengenai kedaulatan nasional dan tentang masalah-masalah rasialisme dan kolonialisme.



4.      Untuk meninjau kedudukan Asia dan Afrika , serta rakyat-rakyatnya didalam dunis dewasa ini serta sumbangan yang dapat mereka berikan guna memajukan perdamaian serta kerja sama didunia.





PESERTA DAN WAKTU KONFERENSI


Negara-negara yang diundang disetujui berjumlah 25 negara.yaitu : Afganistan, Kamboja, Federasi Afrika Tengah, Republik Rakyat Tiongkok (China), Mesir, Ethiopia, Pantai Emas (Gold Coast), Iran, Irak, Jepang, Yordania, Laos, Libanon, Liberia, Libya, Nepal, Filipina, Saudi Arabia, Sudan, Syria, Thailand (Muang thai), Turki, Republik Demokrasi Vietnam (Vietnam Utara), Vietnam Selatan, dan Yaman . Waktu Konferensi ditetapkan pada minggu terakhir April 1995.


Mengingat Negara-negara yang akan diundang mempunyai politik luar negeri serta system politik dan social yang berbeda-beda.Konferensi Bogor menentukan bahwa menerima undangan untuk turut dalam konferensi Asia Afrika tidak berarti bahwa Negara peserta tersebut akan berubah atau dianggap berubah pendiriannya mengenai status dari negara-negara lain.Konferensi menjunjung tinggi pula asas bahwa bentuk pemerintahan atau cara hidup sesuatu negara sekali-sekali tidak akan dapat dicampuri oleh negara lain.Maksud utama konferensi ialah supaya negara-negara peserta menjadi lebih saling mengetahui pendirian mereka masing-masing



PELAKSANAAN KAA 1955 DI BANDUNG


Gedung Dana Pensiun dipersiapkan sebagai tempat sidang-sidang Konferensi . Hotel Homann, Hotel Preanger, dan 12 (duabelas) hotel lainnya serta perumahan perorangan dan pemerintah dipersiapkan pula sebagai tempat menginap para tamu yang berjumlah 1300 orang.


Keperluan transport dilayani oleh 143 mobil, 30 taksi, 20 bus, dengan jumlah 230 sopir dan 350 ton bensin tiap hari serta cadangan 175 ton bensin.


Dalam kesempatan memeriksa persiapan-persiapan terakhir di Bandung pada tanggal 17 April 1955, Presiden RI Soekarno meresmikan penggantian nama Gedung Concordia menjadi Gedung Merdeka, Gedung Dana Pensiun menjadi Gedung Dwi Warna, dan sebagian Jalan Raya Timur menjadi Jalan Asia Afrika. Penggantian nama tersebut dimaksudkan untuk lebih menyemarakkan konferensi dan menciptakan suasana konferensi yang sesuai dengan tujuan konferensi.


Pada tanggal 15 Januari 1955, surat undangan Konferensi Asia Afrika dikirimkan kepada Kepala Pemerintahan 25 (dua puluh lima ) negara Asia dan Afrika. Dari seluruh negara yang diundang hanya satu negara yang menolak undangan itu, yaitu Federasi Afrika Tengah (Central African Federation), karena memang negara itu masih dikuasai oleh orang-orang bekas penjajahnya. Sedangkan 24 (dua puluh empat) negara lainnya menerima baik undangan itu, meskipun pada mulanya ada negara yang masih ragu-ragu. Sebagian besar delegasi peserta konferensi tiba di Bandung lewat Jakarta pada tanggal 16 April 1955.


Dalam penutup komunike terakhir dinyatakan bahwa Konferensi Asia Afrika menganjurkan menganjurkan supaya kelima negara penyelenggara mempertimbangkan untuk diadakan pertemuan berikutnya dari konferensi ini, dengan meminta pendapat negara-negara pesreta lainnya. Tetapi usaha untuk mengadakan Konferensi Asia Afrika kedua sesalu mengalami hambatan yang sulit diatasi. Tatkala usaha itu hampir terwujud (1964), tiba-tiba di negara tuan rumah (Aljazair) terjadi pergantian pemerintahan, sehingga konferensi itu jadi.


Konferensi Asia Afrika di Bandung, telah berhasil menggalang persatuan dan kerja sama di antara negara-negara Asia dan Afrika,baik dalam menghadapi masalah internasional maupun masalah regiobal . Konferensi serupa bagi kalangan tertentu di Asia dan Afrika beberapa lkali diadakan pula, seperti Konferensi Wartawan Asia Afrika , Konferensi Islam Asia Afrika, Konferensi Pengarang Asia Afrika, dan Konferensi Mahasiswa Asia Afrika.


Konferensi Asia Afrika telah membakar semangat dan menambah kekuatan moral para pejuang bangsa-bangsa Asia da Afrika yang pada masa itu tengah memperjuangkan kemerdekaan tanah air mereka, sehingga kemudian lahirlah sejumlah negara merdeka dibenua Asia dan Afrika. Semua itu menandakan bahwa ciat-cita dan semangat Dasa Siala Bandung semakin merasuk kedalam tubuh bangsa-bangsa Aia dan Afrika.


Jiwa Bandung dengan Dasa Silanya telah mengubah pandangan dunia tentang hubungan internasional. Bandung telah melahirkan faham Dunia Ketiga atau “ Non-Aligned”terhadap dunia pertamanya Washington dan Dunia keduanya Moscow Jawa Bandung telah mengubah juga struktur perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Forum PBB bukan lagi forum eksklusif Barat dan Timur.


Sebagai penutup uraian singkat ini, dikutip bagian terakhir pidato penutupan Ketua Konferensi Asuia Afrika sebagai berikut : “May we continue on the way we have taken together and may the Bandung Conference stay as a beacom guiding the future progress of Asia and Afrika”


( “ Semoga kita dapat meneruskan perjalanan kita diatas jalan yang telah kita pilih bersama-sama dan semoga Konferensi Bandung ini tetap tegak sebagai sebuah mercusuar yang membimbing kemajuan dimasa depan dari Asia dan Afrika “)



KOMUNIKE AKHIR KONFERENSI ASIA AFRIKA
Konferensi Asia Afrika bersidang di Bandung dari tanggal 18 sampai 24 April 1955, atas undangan dari para Perdana Menteri Birma, Srilanka , India , Indonesia , dan Pakistan . Kecuali negara-negara sponsor, konferensi ini juga dihadiri oleh 24 negara sebagai berikut :

  1.     Kamboja
  2.     Republik Rakyat Cina
  3.     Ethiopia
  4.     Pantai Emas
  5.     Iran
  6.     Irak
  7.     Jepang
  8.     Yordania
  9.     Laos
  10.     Lebanon
  11.     Liberia
  12.     Libya
  13.     Nepal
  14.     Filipina
  15.     Saudi Arabia
  16.     Sudan
  17.     Syiria
  18.     Muang Thai
  19.     Turki
  20.     Republik Demokrasi Viet-Nam
  21.     Viet-nam Selatan
  22.     Yaman
  23.     Afganistan
  24.     Mesir
Konferensi Asia Afrika membicarakan masalah-masalah yang menjadi perhatian dan kepentingan bersama negara-negara Asia dan Afrika dan membahas cara-cara dan upaya-upaya agar rakyat mereka dapat mencapai kerjasama ekonomi , kebudayaan, dan politik yang lebih erat.
  •     KERJASAMA EKONOMI
  •     KERJASAMA KEBUDAYAAN
  •     HAK-HAK ASASI MANUSIA DAN HAK MENENTUKAN NASIB SENDIRI
  •     MASALAH RAKYAT-RAKYAT YANG BELUM MERDEKA
  •     MASALAH-MASALAH LAINNYA
  •     PENINGKATAN PERDAMAIAN DAN KERJASAMA DUNIA
  •     DEKLARASI TENTANG PENINGKATAN PERDAMAIAN DAN KERJASAMA DUNIA

Konferensi Asia Afrika menyatakan keyakinannya, bahwa kerukunan kerjasama yang sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut akan memberikan sumbangan yang berhasilguna bagi pemeliharaan dan peningkatan perdamaian dan keamanan internasional, sedang bekerjasama dibidang ekonomi, sosial dan kebudayaan akan membantu terciptanya kesejahteraan dan kemakmuran semua.


Konferensi Asia Afrika menganjurkan agar kelima negara sponsor memikirkan penyelenggaraan konferensi berikutnya, setelah berkonsultasi dengan negara-negara peserta.



Apa itu Bahan Bakar Pertalite



Pertalite adalah bahan bakar baru dari pertamina untuk menggantikan premium, Lite kan artinya ringan, jadi Pertalite adalah bahan bakar yang menciptakan tarikan mesin lebih ringan karena di dalam Pertalite tidak ada kandungan timbal serta memiliki kandungan sulfur maksimal 0,05 persen m/m atau setara dengan 500 ppm yang tentu lebih bersih dari premium dan memiliki kadar oktan / RON 90.

Pertalite memiliki warna hijau dengan visual jernih dan dan terang....
Logo Pertalite yaitu berwarna Gold atau Emas

Nah kalau mengenai harga, blum ada informasi pasti tentang berapa harga per liter, yang jelas harga Pertalite dibanderol dibawah Pertamax yang mungkin akan disesuaikan dengan permintaan masyarakat atau sekitar 7.500-7.800 per liter

Kalau masalah keamanan atau kebersihan bagi mesin, ini masih dalam uji coba apakah tidak menambah kekotoran mesin / kerak walaupun secara teori seharusnya lebih baik dari Premium.....
(Sumber: KAskus dn Inilah.com)

Semoga Bermanfaat...

Jumat, 13 Maret 2015

KELEMAHAN WANITA

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
4. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
5. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
6. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
7. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak Ada pada lelaki.
Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA".
Pernahkah Kita lihat sebaliknya (kenyataannya).. ?
1. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya..?
2. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, Ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.
3. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggung- jawabkan terhadap..! 4 wanita:
▶ Isterinya,
▶ Ibunya,
▶ Anak perempuannya
▶ Saudara perempuannya.
4. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya DITANGGUNG oleh 4 orang lelaki:
▶ suaminya,
▶ Ayahnya,
▶ Anak lelakinya
▶ Saudara lelakinya.
5. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja:
》 Shalat 5 waktu
》 Puasa di bulan Ramadhan
》 Taat kepada suaminya
》Menjaga kehormatannya.
Masya ALLAH.. ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita..!!
KELEMAHAN WANITA ITU ADALAH: "Wanita selalu lupa betapa berharganya dirinya
Semoga bermanfaat.

Jumat, 20 Februari 2015

Kuis Siapa Berani




Siapa Berani? adalah sebuah acara kuis Indonesia ciptaan Helmy Yahya. Acara kuis ini dibawakan oleh Helmy Yahya dan Alya Rohali, dan pernah dibawakan oleh Iszur Muchtar, Edwin Manangsang, Denny Chandra, Becky Tumewu, dan Debby Sahertian. Kuis Siapa Berani? ditayangkan sejak 3 Juli 2000 hingga 30 Desember 2005 dan ditayangkan di Indosiar setiap Senin-Jumat pukul 08:00-09:00 WIB. Acara ini juga pernah memperoleh penghargaan Panasonic Awards tahun 2001 dan 2002 kategori acara kuis dan game show terfavorit. Versi baru akan ditayangkan di Indosiar sejak tanggal 11 Agustus 2014 hingga sekarang, Acara ini dibawakan oleh Helmy Yahya dan Agnes Monica.
Kuis ini pernah memperoleh penghargaan rekor MURI, karena selama ≥750 episode, kuis ini telah mengumpulkan ≥750.000 peserta.
Selanjutnya, kuis ini bereinkarnasi menjadi Siapa Lebih Berani? (RCTI, 2009), dan Siapa Paling Berani? (ANTV, 2011).


Babak Seberapa Banyak

  • Di babak ini, pembawa acara akan memperlihatkan sebuah kata yang terdiri dari 5 huruf.
  • Tugas setiap kelompok adalah menuliskan sebanyak-banyaknya kata yang terbentuk dari huruf-huruf yang ada pada kata yang diperlihatkan oleh pembawa acara, dengan ketentuan sbb.:
  1. Kata yang dituliskan wajib terdiri dari minimal 4 huruf
  2. Harus terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
  3. Tidak boleh dimulai dengan huruf besar/kapital.
  • Waktu yang disediakan hanya 1 menit.
  • Jika waktu habis, maka juru tulis dari setiap kelompok harus berhenti menulis, dan pemimpin kelompok (posisi nomor 2 pada setiap kelompok) diminta berdiri untuk memperlihatkan hasil jawaban kelompoknya kepada pembawa acara.
  • Setiap kata yang terjawab benar akan dihadiahi skor 10 poin bagi perwakilan dari setiap kelompok.

Babak Seleksi

  • Di babak ini, pembawa acara akan membacakan 10 pertanyaan pilihan ganda dengan 2 pilihan jawaban (A dan B) secara bergantian kepada 100 kontestan.
  1. Jika memilih jawaban A, maka kontestan menekan tombol merah.
  2. Jika memilih jawaban B, maka kontestan menekan tombol biru.
  • Setelah selesai, pembawa acara akan membahas jawaban benar dari ke-10 pertanyaan yang dilontarkan, dan mengumumkan 5 kontestan dengan nilai terbaik dari 20 kontestan dari 5 kelompok yang akan mendapatkan hadiah barang.
  • Kontestan terbaik dari semua kelompok akan mewakili kelompoknya bermain di babak selanjutnya.
  • Penilaian didasarkan pada ketepatan dan kecepatan kontestan dalam menjawab pertanyaan.
  • Kelompok kontestan dengan total jawaban benar terbanyak akan berkesempatan bermain kembali di episode hari Jumat (disebut tim terbaik) pada akhir acara.
  • Sehingga, pada episode hari Jumat, ke-5 kelompok kontestan yang bertanding adalah 4 tim terbaik dan 1 tim runner-up terbaik.

Babak Trivia

  • Di babak ini, pembawa acara akan membacakan 15 soal pendek secara bergantian.
  • Pertanyaan dijawab secara berebutan dengan menekan tombol bel.
  • Jika sudah tahu jawabannya, maka kontestan perwakilan tiap kelompok boleh menekan tombol bel.
  • Setelah pembawa acara menyebutkan nama kontestan penekan tombol bel, barulah kontestan berhak menjawab pertanyaan tersebut.
  • Jika terjawab benar, maka kontestan penjawab benar akan mendapat tambahan poin.
  • Jika salah, maka skor kontestan penjawab salah akan dikurangi 5 poin.
  • Kepada 95 kontestan lainnya yang tidak bermain, diminta untuk tidak menjawab pertanyaan, memberi kode petunjuk, berbisik-bisik, dan melakukan tindakan kecurangan lainnya.
  • Jika hal itu terjadi, maka skor kontestan perwakilan kelompok yang rekannya melakukan hal terlarang tersebut akan dikurangi 10 poin, dan soal akan dianulir.
  • Hal ini diterapkan untuk menegakkan sportivitas dalam permainan.
  • Pertanyaan 1-5 bernilai 10 poin dan pertanyaan 6-15 bernilai progresif 10-100 poin.

Babak Keberanian

  • Di babak ini, ke-5 kontestan perwakilan masing-masing kelompok dipersilakan kembali ke kelompoknya masing-masing.
  • Kemudian pembawa acara akan membacakan 1 pertanyaan dengan 3 pilihan jawaban (A, B, dan C).
  • Tugasnya adalah mempertaruhkan skor yang telah diperoleh, tetapi tidak boleh melampauinya, dan menjawab A, B, atau C.
  • Waktu untuk berdiskusi adalah 30 detik.
  • Jika jawabannya benar, maka skor akan bertambah sesuai taruhan, dan jika jawabannya salah, maka skor akan berkurang sesuai taruhan.
  • Kontestan perwakilan kelompok dengan nilai tertinggi akan maju ke babak bonus.
  • Jika ada 2 atau lebih kontestan perwakilan kelompok yang memperoleh nilai tertinggi yang sama, maka akan diadakan pertanyaan tambahan untuk menentukan siapa pemenangnya.

Babak Bonus

  • Di babak ini, kontestan perwakilan kelompok pemenang akan berjuang untuk memenangkan hadiah uang tunai sebesar Rp20.000k (Rp30.000k pada hari Jumat).
  • Ada 8 pertanyaan dengan jawaban betul atau salah.
  • Kontestan babak bonus boleh memilih seorang pendamping dalam bermain dan berhak bertanya sekali saja ke kelompoknya.
  • Jika suatu saat kontestan babak bonus menjawab salah, maka permainan berakhir dan hadiah yang terkumpul dipotong 50%.
  • Kontestan babak bonus berhak berhenti bermain, tetapi hadiahnya tidak dipotong (kecuali episode hari Jumat). Sumber : wikipedia.org

Kuis Siapa Lebih Berani



Siapa Lebih Berani? (disingkat SLB?) adalah sebuah acara kuis Indonesia ciptaan Helmy Yahya. Acara kuis ini dibawakan oleh Helmy Yahya dan Alya Rohali. Kuis SLB? merupakan reinkarnasi dari Siapa Berani? yang pernah ditayangkan di Indosiar pada tahun 2000-2005 dengan pembawa acara yang sama. Kuis SLB? ditayangkan di RCTI sejak tanggal 11 Mei 2009 hingga 11 Desember 2009.
Pada tahun 2011, kuis ini bereinkarnasi dengan judul Siapa Paling Berani? (ANTV), Pada tahun 2014, Kuis SIB? merupakan kuis reinkarnasi dari Siapa Ingin Berani? ditayangkan di NET..

Seberapa Dekat

Di babak ini, pembawa acara akan membacakan 3 pertanyaan survei yang harus ditebak hasil surveinya secara bergantian. Setiap kelompok diberi waktu 20 detik untuk berdiskusi di setiap pertanyaannya dalam memberikan jawaban berupa angka yang mendekati hasil surveinya, tetapi tidak boleh melampaui angka hasil survei yang sebenarnya. Akumulasi poin yang terkumpul akan menjadi modal awal bagi perwakilan dari tiap kelompok.

Pilihan

Di babak ini, pembawa acara akan membacakan 10 pertanyaan pilihan dengan 2 pilihan jawaban (A dan B) secara bergantian. Jika memilih jawaban A, maka kontestan menekan tombol merah. Jika memilih jawaban B, maka kontestan menekan tombol hijau. Setelah selesai, pembawa acara akan membahas jawaban benar dari ke-10 pertanyaan yang dilontarkan dan mengumumkan 5 kontestan dengan nilai terbaik dari 20 kontestan dari 5 kelompok yang akan mendapatkan hadiah barang. Kontestan terbaik dari semua kelompok akan mewakili kelompoknya bermain di babak selanjutnya.

Cerita

Di babak ini, pembawa acara akan membacakan 10 soal cerita secara bergantian. Pertanyaan dijawab secara berebutan dengan menekan tombol bel. Jika menekan tombol tetapi tidak menjawab atau menjawab salah, maka kontestan tidak boleh menjawab lagi pertanyaan itu. Jika jawabannya benar, maka kontestan akan mendapatkan nilai. Ke-95 kontestan yang tidak bermain tidak boleh menjawab atau memberitahu jawaban karena akan mengakibatkan pertanyaan didiskualifikasi.
 

Trivia

Di babak ini pembawa acara akan membacakan 10 soal pendek secara bergantian. Pertanyaan dijawab secara berebutan dengan menekan tombol bel. Jika menekan tombol tetapi tidak menjawab atau menjawab salah, maka kontestan tidak boleh menjawab lagi pertanyaan itu. Jika jawabannya benar, maka kontestan akan mendapatkan nilai. Setiap pertanyaan terjawab benar akan menghasilkan skor 10 poin.

Trivia Bertingkat

Di babak ini pembawa acara akan membacakan 10 soal pendek secara bergantian. Pertanyaan dijawab secara berebutan dengan menekan tombol bel. Jika menekan tombol tetapi tidak menjawab atau menjawab salah, maka kontestan tidak boleh menjawab lagi pertanyaan itu. Jika jawabannya benar, maka kontestan akan mendapatkan nilai. Pertanyaan pertama bernilai 10 poin, pertanyaan ke-2 bernilai 20 poin, dan seterusnya, hingga pertanyaan ke-10 bernilai 100 poin.

Betting

Di babak ini, ke-5 perwakilan masing-masing kelompok dipersilakan kembali ke kelompoknya masing-masing. Kemudian pembawa acara akan membacakan 1 pertanyaan dengan 3 pilihan jawaban (A, B, dan C). Tugasnya adalah mempertaruhkan skor yang telah diperoleh tetapi tidak boleh melampaui skor perolehannya, dan menjawab A, B, atau C. Waktu untuk berdiskusi adalah 30 detik. Jika jawabannya benar, maka skor akan bertambah sesuai taruhan; dan jika jawabannya salah, maka skor akan berkurang sesuai taruhan. Perwakilan kelompok dengan nilai tertinggi akan maju ke babak bonus. Jika ada 2 atau lebih perwakilan kelompok yang memperoleh nilai tertinggi yang sama, maka akan diadakan pertanyaan tambahan untuk menentukan siapa pemenangnya

Regulasi

  • Semua pertanyaan dijawab dengan jawaban betul atau salah.
  • Kontestan pemenang berhak didampingi 1 dari 19 rekannya yang dapat dimintai bantuan kapan saja sepanjang permainan.
  • Kontestan pemenang dan pendampingnya berhak bertanya hanya 1 kali kepada 18 rekannya untuk membantu memberikan jawaban dengan musyawarah mufakat.
  • Jawaban akhir tetap hak mutlak kontestan pemenang.
  • Jika jawaban akhir kontestan pemenang ternyata tepat, maka permainan berlanjut, dan perolehan hadiah kontestan bertambah.
  • Jika jawaban akhir kontestan pemenang ternyata tidak tepat, maka permainan berakhir, dan perolehan hadiah kontestan dipotong 50%.
  • Jika kontestan pemenang menyatakan menyerah (pass), maka permainan berakhir, tetapi hadiahnya tidak dipotong. Sumber:wikipedia.org

Senin, 16 Februari 2015

Sejarah Kaca Spion



Penemu nama kaca spion aslinya adalah Purwanto asal Blitar.
Pada thn 1908, Purwanto bersama temannya bernama Yono sedang mengendarai mobil jaman dulu tanpa kaca spion menuju Solo ....
Setiap hendak mendahului kendaraan atau berbelok, Purwanto meminta Yono utk menengok kebelakang dan Purwanto selalu tanya ;
"sepi Yon ?"
"Sepi Yon ?"
Sejak saat itulah kaca utk melihat kebelakang pada mobil itu disingkat dan disebut .... "Spion" ....

Yang bener ini nih...Sejarah Kaca Spion..


Jika Anda berkendara, maka kemungkinan Anda menggunakan kaca spion Anda setiap kali Anda belok, atau mundur dan parkir mobil atau truk, atau setidaknya Anda harus menggunakannya. 

Tapi apakah Anda pernah berhenti sejenak untuk benar-benar berpikir tentang dimana/siapa orang pandai yang menggunakan kaca reflektif berasal? Siapa yang pertama kali memiliki ide untuk menambahkan cermin untuk interior mobil ? Nah, kebetulan bahwa penggunaan pertama dari kaca spion saat mengemudi disebabkan oleh pengemudi mobil balap, sebuah mobil pembalap dalam perlombaan yang sangat terkenal.

Pada tanggal 30 Mei 1911, pada pelantikan berjalan dari 500 di India Indianapolis, Ind, sopir Ray Harroun melaju dan melambung Tawon Marmon untuk meraih kemenangan sendiri.

Sendirian dalam arti bahwa ia tidak memiliki mekanik tinggi dengan dia, dan untuk semua pembalap, seperti yang dilakukan setiap pesaing lainnya pada hari itu.

Tawon Marmon kuning cerah adalah efisien dan dibangun untuk hanya satu orang. Tidak ada ruang untuk montir. Jadi, dalam rangka untuk mengawasi driver mendekat dari belakang (pekerjaan biasanya ditangani oleh mekanik tinggi), Harroun menemukan cara untuk dapat menghadap/melihat ke belakang mobilnya,dengan cermin. Dan itu berhasil, dan Harroun melaju menuju kemenangan dalam lomba pertama kalinya 500 Indianapolis.

Segera setelah itu, produsen mobil mulai memproduksi mobil baru dengan cermin spion sebagai perlengkapan standar keselamatan. Sumber: Modifikasi.com