Jumat, 08 Mei 2015

SANDI ANGKA KOMUNIKASI HT (HANDY TALKY) POLRI



1-1 : Hubungi via HP
1-2 : Pribadi Menghadap pusat
1-3 : Temui Pelapor dan dapatkan keterangan yg lengkap
1-4 : Hubungi via HT

2-1 : Razia Kendaraan di ...
2-2 : Razia Kendaraan penumpang umum di ...
2-3 : Razia orang yang dicurigai di ...
2-4 : Razia orang yang dicurigai di ... awas berbahaya...

3-1 : Dimintai Keterangan KTP / Identitas
3-3M : Kecelakaan Lalin korban material
3-3K : Kecelakaan Lalin korban meninggal
3-3L : Kecelakaan Lalin korban luka-luka
3-3KA : Kecelakaan kereta api
3-4M : Kecelakaan, korban material, pelaku melarikan diri
3-4K : Kecelakaan, korban meninggal, pelaku melarikan diri
3-4L : Kecelakaan, korban luka-luka, pelaku melarikan diri

5-1 : sedang ada pertemuan terlarang
5-2 : sedang ada perkelahian
5-3 : sedang ada kerusuhan
5-4 : sedang ada demonstrasi

6-1 : Perampokan di...
6-1L : Perampokan di... Korban luka-luka
6-1K : Perampokan di... Korban meninggal.
6-2 : Pencurian ranmor di... dengan tanda-tanda...
6-3 : Penganiayaan berat / pembunuhan di...
6-4 : Agar ditangkap....
6-5 : Kebakaran di....

7-1 : Ambulan segera diperlukan
7-2 : Ambulan segera dikirim
7-3 : Ambualan minta ditambah
7-4 : Derek segera dikirim
7-5 : Derek sudah dikirim
7-6 : Barisan Pemadam Kebakaran segera dikirim
7-7 : Barisan Pemadam Kebakaran sudah dikirim
7-8 : Agar juru potret dikirim
7-9 : Juru potret sudah dikirim

8-1 : Diterima Lemah
8-2 : Diterima Baik
8-3 : Penerimaan tidak jelas, gunakan alat penghubung yg lain
8-4 : Bagaimana penerimaannya / Tes pesawat 
8-5 : Berhenti memancar kecuali dalam keadaan darurat
8-6 : Dimengerti
8-7 : Teruskan berita ke..
8-8 : Sedang sibuk / tidak ada ditempat
8-9 : Berkomunikasi dengan..
8-1-0 : Pesawat dimadamkan / Tdk mengudara / offline
8-1-1 : Kembali mengudara / memancar / online
8-1-2 : Ulangi
8-1-3 : Siap melaksanakan perintah selanjutnya / Selamat Bertugas
8-1-4 : Laporan terlalu cepat
8-1-5 : Keadaan cuaca ...
8-1-6 : Waktu / jam ...
8-1-9 : Situasi

9-1 : Tugas pengawalan
9-2 : Tugas pengawalan tamu VIP

10-1 : Selesaikan tugas secepat mungkin 
10-2 : Posisi / berada di..
10-3 : Berita terakhir dihapus
10-4 : Berita tidak untuk umum
10-5 : Berita disiarkan kesemua anggota/ranting...
10-6 : Kosong
10-7 : Tidak sesuai / Dilarang
10-8 : Tujuan / Menuju ke...

PASAL TINDAK PIDANA
112 : Emergency / darurat
170 : Pengeroyokan
284 : Perzinahan
285 : Pemerkosaan
301 : lagi kimpoi <- killerinhouse
303 : Perjudian <- The Predator
332 : Melarikan perempuan
335 : Perbuatan tidak menyenangkan
338 : Pembunuhan
340 : Pembunuhan direncanakan
351 : Penganiayaan berat
352 : Penganiayaan ringan
362 : Pencurian biasa
363 : Pencurian berat
365 : Pencurian dalam keluarga
368 : Pemerasan
372 : Penggelapan
378 : Penipuan
406 : Pengrusakan
480 : Pendahan
489 : Kenakalan
503 : Langgar ketertiban umum
510 : Pesta umum
532 : Pelanggaran kesopanan
536 : Pemabuk
538 : Penjualan miras

KATA SANDI AWALAN 10
KODE MAKNA

10-1 Sulit didengar // Penerimaan buruk
10-2 Didengar jelas // Penerimaan baik
10-3 Berhenti mengudara / memancar
10-4 Benar // Dimengerti
10-5 Ada pesan untuk disampaikan
10-6 Sedang sibuk kecuali ada berita penting
10-7 Mengalami kerusakan // Tidak dapat mengudara
10-8 Tidak ada kerusakan // Dapat mengudara
10-9 Mohon diulangi
10-10 Penyampaian berita selesai

10-11 Berbicara terlalu cepat
10-12 Mengundurkan diri karena ada tamu
10-13 Laporan keadaan cuaca / jalanan
10-14 Informasi
10-15 Informasi sudah disampaikan
10-16 Mohon dijemput / diambil di ...
10-17 Ada urusan penting
10-18 Sesuatu untuk kita
10-19 Bukan untuk Anda, harap kembali
10-20 Lokasi // Posisi

10-21 Kontak / hubungan melalui telepon
10-22 Melapor langsung ke ...
10-23 Menunggu // Stand by
10-24 Selesai melaksanakan tugas
10-25 Dapatkah menghubungi / kontak dengan ...
10-26 Pesanan terakhir kurang diperhatikan
10-27 Pindah ke jalur / channel ...
10-28 Nama panggilan // Callsign
10-29 Waktu hubungan / kontak habis
10-30 Tidak menaati peraturan
10-31 Antena yang digunakan
10-32 Laporan sinyal dan modulasi // Radio check
10-33 KEADAAN DARURAT // EMERGENCY
10-34 Butuh bantuan, ada kesulitan di stasiun ini
10-35 INFORMASI RAHASIA
10-36 Jam berapa waktu yang tepat ?
10-37 PERLU MOBIL DEREK DI ...
10-38 PERLU AMBULANS DI ...
10-39 Pesan sudah disampaikan
10-40 PERLU DOKTER

10-41 Mohon pindah ke jalur / channel ...
10-42 ADA KECELAKAAN DI ...
10-43 Kemacetan lalu lintas di ...
10-44 Ada pesan untuk Anda
10-45 Dalam jangkauan mohon melapor
10-46 Memerlukan montir
10-50 Mohon kosongkan jalur / channel
10-60 Apakah ada pesan selanjutnya ?
10-62 Tidak dimengerti, melalui telepon saja
10-63 Tugas / pekerjaan dilanjutkan di ...
10-64 Pekerjaan telah selesai / bersih
10-65 Menunggu berita lanjutan
10-67 Semua unit setuju
10-69 Pesanan telah diterima
10-70 KEBAKARAN DI ...

10-71 Pesawat KRAP (RIG) yang dipakai
10-73 Kurangi kecepatan di ...
10-74 Tidak // Negatif
10-75 Penyebab gangguan
10-76 Dalam perjalanan ke ...
10-77 Belum / tidak menghubungi
10-81 Pesankan kamar di hotel ...
10-82 Pesankan kamar untuk ...
10-84 Nomor telepon
10-85 Alamat
10-89 Butuh montir radio
10-90 Gangguan pesawat televisi (TV)
10-91 Bicara dekat mikropon

10-92 Pemancar perlu penyesuaian
10-93 Apakah frekuensi sudah tepat ?
10-94 Berbicara agak panjang
10-95 Mengudara dengan sinyal setiap 5 detik
10-97 Tes pada pemancar
10-99 Tugas selesai, semua orang selamat
10-100 Akan ke kamar mandi
10-200 BUTUH BANTUAN POLISI DI ...
10-300 BUTUH PEMADAM KEBAKARAN DI ...
10-400 BUTUH PETUGAS KETERTIBAN UMUM DI ...
10-500 BUTUH BANTUAN PROVOST DI ...
10-600 BUTUH BANTUAN GARNIZUN DI ...
10-700 BUTUH BANTUAN S.A.R. DI ...
10-800 BUTUH BANTUAN PERUSAHAAN LISTRIK DI ...

Nah berikut ini rekapan sandi yang lazim digunakan oleh POLRI.
Untuk “kasta” tertentu punya sandi yang MASIH RAHASIA.
Maksud dari kasta adalah :
- Reserse
- Intel
- Densus


SANDI HURUF KOMUNIKASI HT POLRI

* Taruna : Berita
* Gelombang : Jam/waktu
* Semut : Pelajar
* Lalat : Mahasiswa
* Pangkalan : Rumah/kediaman
* Cangkulan : Kantor/tempat kerja
* Gajah : Derek
* Cicak = KPK <- pemulungs
* Komando : Kantor polisi
* Tikar : Surat
* Buntut tikus : Antena pendek (HT)
* Belalai gajah : Antena atas
* Bandeng : Mayat <- JasminJava
* Laka : Kecelakaan
* Jaya 65 : Kebakaran
* Timor Kupang Pati : Tempat Kejadian Perkara
* Timor Lombok Pati : Telepon
* Timor Kupang Ambon : TerKendali Aman
* Halong Timur : Handy Talky (HT)
* Halong Pati : Hand Phone (HP)
* Kupang Rembang : KendaRaan
* Kupang Ambon : Kereta Api
* Wilis Kendal : Walikota
* Kendal Cepu : KeCamatan
* Kendal Lombok : KeLurahan
* Rembang Wilis : RW
* Rembang Timur : RT
* Rembang Rembang : Serse
* Rembang Solo : Rumah Sakit
* Rembang Pati : Rupiah
* Anak Kijang : Pencuri/Tersangka
* Angkot cipayung-ciracas : T-14-Koperasi Wahana Kalpika <-andromedaelroza
* Ambon Demak : Angkatan Darat
* Ambon Lombok : Angkatan Laut
* Ambon Ungaran : Angkatan Udara
* Pati Medan : Polisi Militer
* Timor Medan : Tamu/Teman
* Lombok-Lombok : Lalu Lintas
* Timor Lombok : Lampu Lalu Lintas/Traffic Light
* Sepi : Senjata Api
* Sajam : Senjata Tajam
* Curat : Pencurian Dengan Pemberatan
* Curas : Pencurian Dengan Kekerasan
* Curanmor : Pencurian Kendaraan Bermotor
* Bandung Umar Solo : BUS
* Medan-Medan : Metro Mini
* Pati Demak Irian : Jam/Waktu
* Solo Medan Pati : Pelajar
* Solo Medan Ungaran : Mahasiswa
* Solo Timur Medan : Rumah/Kediaman
* Opak Kendal Jepara : Kantor/Tempat Kerja
* Opak Pati Solo : Derek
* Lombok Pati : Kantor Polisi
* Lombok Irian : Surat
* Lombok Demak : Antena Pendek (HT)
* Bandung-Bandung : Barang Bukti (BB)
* Bandung2 Padat : Makan
* Bandung2 Medan : Bahan Bakar Minyak
* Lampiran/Ambon : Istri
* Monik : Anak
* Solo Bandung : Stand By
* Solo Garut : SiaGa
* Medan Demak : Meninggal Dunia
* Pati Ambon Medan : Pengamanan
* Ambon Pati-Pati : Apel
* Palang Hitam : Mobil Jenazah
* Demak Pati Kendal : Dinas Pemadam Kebakaran
* wayang = intel+serse <-dwahyuagung
* panah = polantas
polisi

Sandi Pangkat Kesatuan

* Kresna : Presiden
* Bima : Wakil Presiden
* Timor Bandung I : Kapolri
* Metro I : Kapolda
* Timor I : Kapolres
* Jajaran 1 : Kapolsek
* Jajaran 2 : Wakapolsek
* Jajaran 3 : Serse
* Jajaran 4 : Sabhara
* Jajaran 5 : Bimas/Babinkamtibmas
* Jajaran 6 : Lantas/Lalu Lintas
 
Dari berbagai Sumber
 
 
Semoga Bermanfaat y...

Rabu, 29 April 2015

Fakta Unik Serial The Flinstones


‘The Flintstones’ mulai diperkenalkan ke layar kaca oleh stasiun TV ABC pada 30 September 1960 dan berakhir 1 April 1966. Diproduksi oleh Hanna-Barbera Productions, serial kartun tersebut berkisah tentang kehidupan pria kelas pekerja di jaman batu bernama Fred Flinstone yang telah memiliki seorang istri bijaksana bernama Wilma dan putri kecil bernama Pebbles.
Dalam kehidupan mereka yang unik dan kocak itu, Fred juga bersahabat dan bertetangga dengan keluarga Rubble yang terdiri dari Barney Rubble dan istrinya Betty serta putranya Bamm-Bamm Rubble.
Berikut beberapa hal unik tentang ‘The Flinstones':
1. Flinstones awalnya adalah film untuk orang dewasa. Selama dua musim film ini disponsori oleh rokok Winston. Namun, pada musim ketiga film ini dibuat untuk anak-anak dan disponsori Welch, produsen jus anggur dan jelly.
2. Musik film ini yang begitu kondang yang berjudul “Meet The Flinstones” baru digunakan setelah musim ketiga. Pada dua musim sebelumnya mereka menggunakan musik iringan berjudl “Rise and Shine”.
3. Fred dan Wilma Flinstore pertama kali menjadi sepasang suami istri yang tidur seranjang pertama kali diudarakan di jaringan teve ABC pada 1960 sampai 1966.
4. Fred Flintstone and Barney Rubble sempat memamerkan adegan merokok dengan Winstone. Langkah itu amat bertentangan dengan misi film itu yakni film untuk anak-anak.
5. Banyak kritikus yang yakin film itu adalah parodi dari acara komedi situasi pada 1950-an di stasiun TV AS, yakni The Honeymooner, yang menampilkan dua pasangan pengantin baru yang tinggal di New York. Salah satu pencipta acara itu, William Hanna dan Joseph Barbera, menyatakan bahwa itu cuma mitos.
6. William Hanna, pencipta The Flinstones, juga memproduksi film untuk anak-anak seperti Tom and Jerry, Scooby Doo, dan Yo Yogi.
7. The Flinstone menjadi film kartun yang diputar terlama dalam sejarah, sebelum ada film The Simpsons.
8. Edisi perdana yang tidak ditayangkan pada 1959 adalah “The Flagstones”. Edisi “The Gladstones” juga sempat diperdebatkan sebelum ditayangkan.
9. Serial ini didirikan di kota batu Bedrock, namun di beberapa episode disebut Rockville
10. Perabotan di rumah Flinstones selalu berubah di hampir setiap episiode
11. Dinosaurus, hewan peliharaan Flinstone yang bisa menggonggong, mengubah warna program itu. Warna utamanya adalah ungu.
12. Film ini awalnya adalah film hitam putih.
13. The Flinstone menjadi pendukung beberapa klub olahraga penting seperti The Bedrock Giants, Bedrock Dodgers dan Green Bay Pachyderms. Semua klub itu muncul di acara itu.
14. Beberapa selebritas ikut ambil bagian di acara itu seperti Cary Granit, Alvin Brickrock dan Stony Curtis. Mick Jadestone dan Boulders Rolling adalah band favorit Fred dan Barney.
15. Untuk mengabadikan The Flinstone beberapa taman di Amerika Serikat mengambil tema seperti di film itu, termasuk Flintstones Bedrock City di South Dakota dan Flintstones Bedrock Kota di Arizona. Sumber: beritaunik.net

Sabtu, 18 April 2015

Sejarah Konferensi Asia Afrika



Berakhirnya Perang Dunia II pada bulan Agustus 1945,tidak berarti berakhir pula situasi permusuhan di antara bangsa-bangsa di dunia dan tercipta perdamaian dan keamanan. Ternyata di beberapa pelosok dunia, terutama dibelahan bumi Asia Afrika,masih ada masalah dan muncul masalah baru yang mengakibatkan masalah baru yang mengakibatkan permusuhan yang terus berlangsung,bahkan pada tingkat perang terbuka, seperti di Jazirah Korea, Indo Cina, Palestina, Afrika Selatan, Afrika Utara.


Masalah-masalah tersebut sebagian disebabkan oleh lahirnya dua blok kekuatan yang bertentangan secara ideology maupun kepentingan,yaitu Blok Barat dan Blok Timur.Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat dan Blok Timur dipimpin oleh Uni Sovyet. Tiap-tiap Blok berusaha menarik negara-negara Asia dan afrika agar menjadi pendukung mereka. Hal ini mengakibatnkan tetap hidupnya dan bahkan tumbuhnya suasana permusuhan yang terselubung diantara dua Blok itu dan pendukungnya. Suasana permusuhan tersebut dikenal dengan nama “Perang Dingin”.


Timbulnya pergolakan didunia disebabkan pula masih adanya penjajahan di bumi kita ini, terutama di belahan Asia dan Afrika. Memang sebelum tahun 1945, pada umumnya dunia Asia dan Afrika merupakan daerah jajahan bangsa Barat dalam aneka bentuk. Tetapi sejak tahun 1945, banyak di daerah Asia Afrika menjadi negara merdeka dan banyak pula yang masih berjuang bagi kemerdekaan negara dan bangsa mereka seperti Aljazair, Tunisia, dan Maroko di wilayah Afrika Utara; Vietnam di Indo Cina; dan di ujung selatan Afrika. Beberapa negara Asia Afrika yang telah merdeka pun masih banyak yang menghadapi masalah-masalah sisa penjajahan seperti Indonesia tentang Irian Barat , India dan Pakistan terpaksa mengungsi, karena tanah air mereka diduduki secara paksa oleh pasukan Israel yang di Bantu oleh amerika Serikat.


Sementara itu bangsa-bangsa di dunia, terutama bangsa-bangsa Asia Afrika, sedang dilanda kekhawatiran akibat makin dikembangkannya senjata nuklir yang bisa memusnahkan umat manusia. Situasi dalam negeri dibeberapa Asia Afrika yang telah merdeka pun masih terjadi konflik antar kelompok masyarakat sebagai akibat masa penjajahan (politik divide et impera) dan perang dingin antar blok dunia tersebut.


Walaupun pada masa itu telah ada badan internasional yaitu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berfungsi menangani masalah-masalah dunia, namun nyatanya badan ini belum berhasil menyelesaikan persoalan tersebut. Sedangakan kenyataannya, akibtan yang ditimbulkan oleh masalah-masalah ini, sebagian besar diderita oleh bangsa-bangsa di Asia Afrika.



Keadaan itulah yang melatarbelakangi lahirnya gagasan untuk mengadakan Konferensi Asia Afrika.




 LAHIRNYA IDE KONFERENSI

Keterangan Pemerintah Indonesia tentang politik luar negeri yang disampaikan oleh Perdana Menteri Mr.Ali Sastroamidjojo, di depan parlemen pada tanggal 25 Agustus 1953, menyatakan;


“Kerja sama dalam golongan negara-negara Asia Arab (Afrika) kami pandang penting benar, karena kami yakin, bahwa kerja sama erat negara-negara tersebut tentulah akan memperkuat usaha ke arah perdamaian dunia yang kekal. Kerjasama antar negara-negara Asia Afrika tersebut adalah sesuai benar dengan aturan-aturan dalam PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang menyenangi kerjasama kedaerahan (regional arrangements). Lain dari itu negara-negara itu pada umumnya memang mempunyai pendirian-pendirian yang sama dalam beberapa soal di lapangan internasional, jadi mempunyai dasar sama (commonground)untuk mengadakan golongan yang khusus. Dari sebab itu kerja sama tersebut akan kami lanjutkan dan pererat”.


Bunyi pernyataan tersebut mencerminkan ide dan kehendak Pemerintah Indonesia untuk mempererat kerja sama di antara negara-negara Asia Afrika.


Pada awal tahun 1954, Perdana Menteri Ceylon (Srilangka) Sir Jhon Kotelawala mengundang para Perdana Menteri dari Birma (U Nu), India (Jawaharlal Nehru), Indonesia (Ali Sastroamidjojo), dan Pakistan (Mohammed Ali) dengan maksud mengadakan suatu pertemuan informal di negaranya. Undangan tersebut di terima baik oleh semua pimpinan pemerintah negara yang diundang.


Pertemuan yang kemudian disebut Konferensi Kolombo itu dilaksanakan pada tanggal 28 April sampai dengan 2 Mei 1954. konferensi ini membicarakan masalah-masalah yang menjadi kepentingan bersama.


Yang menarik perhatian para peserta konferensi, diantaranya pernyataan yang diajukan oleh Perdana Menteri Indonesia :


“Where do we stand now, we the peoples of Asia , in this world of ours to day?” (“Dimana sekarang kita berdiri, bangsa Asia sedang berada di tengah-tengah persaingan dunia?”), kemudian pernyataan tersebut dijawab sendiri dengan menyatakan:


“We have noe indeed at the cross-roads of the historyof mankind. It is therefore that we Prime Minister of five Asian countries are meeting here to discuss those crucial problems whice urge Indonesia to propose that another conference be convened wide3r in scope, between the African and Asian Nations. I am convined that the problems are not only convened to the Asian countries represented here but also are of equal importance to the Afrika and other Asian countries”.


(Kita sekarang berada dipersimpangan jalan sejatah umat manusia. Oleh karena itu kita Lima Perdana Menteri negara-negara Asia bertemu disini untuk membicarakan masalah-masalah yang krusial yang sedang dihadapi oleh masyarakat yang kita wakili. Ada beberapa hal yang mendorong Indonesia mengajukan usulan untuk mengadakan pertemuan lain yang lebih luas, antara negara-negara Afrika dan Asia . Saya percaya bahwa masalah-masalah itu tidak terjadi hanya di negara-negara Asia yang terwakili disini, tetapi juga sama pentingnya bagi negara-negara Afrika dan Asia lainnya”).


Pernyataan tersebut memberi arah kepada lahirnya Konferensi Asia Afrika.


Selanjutnya, soal perlunya Konferensi Asia Afrika diadakan, diajukan pula oleh Indonesia dalam sidang berikutnya. Usul itu akhirnya diterima oleh semua konferensi, walaupun masih dalam suasana keraguan.


Perdana Menteri Indonesia pergi ke Kolombo untuk memenuhi undangan Perdana Menteri Srilangka dengan membawa bahan-bahan hasil perumusan Pemerintah Indonesia . Bahan-bahan tersebut merupakan hasil rapat dinas Kepala-kepala Perwakilan Indonesia di negara-negara Asia dan Afrika yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Mr.Sunario. rapat dinas tersebut diadakan di tugu ( Bogor ) pada tanggal 9 Sampai dengan 22 Maret 1954.


Akhirnya, dalam pernyataan bersama pada akhir Konferensi Kolombo, dinyatakan bahwa para Perdana Menteri peserta konferensi mkembicarakan kehendak untuk mengadakan konferensi negara-negara Asia Afrika dan menyetujui usul agar Perdana Menteri Indonesia dapat menjejaki sampai dimana kemungkinannya mengadakan konferensi semacam itu.



USAHA-USAHA PERSIAPAN KONFERENSI


Konferensi Kolombo telah menugaskan Indonesia agar menjejaki kemungkinan untuk diadakannya Konferensi Asia Afrika. Dalam rangka menunaikan tugas itu Pemerintah Indonesia melakukan pendekatan melalui saluran diplomatic kepada 18 negara Asia Afrika. Maksudnya, untuk mengetahui sejauh mana pendapat negara-negara tersebut terhada ide mengadakan Konferensi Asia Afrika. Dalam pendekatan tersebut dijelasakan bahwa tujuan utama konferense tersebut ialah untuk membicarakan kepentingan bersama bangsa-bangsa Asia afrika pada saat itu, mendorong terciptanya perdamaian dunia, dan mempromosikan Indonesia sebagai tempat konferensi. Ternyata pada umumnya negara-negara yang dihubungi menyambut baik ide tersebut dan menyetujui Indonesia sebagai tuan rumahnya, walaupun dalam hal waktu dan peserta konferensi terdapat berbagai pendapat yang berbeda.


Pada tanggal 18 Agustus 1954, Perdana Menteri Jawaharlal Nehru dari India, melalui suratnya, mengingatkan Perdana Menteri Indonesia tentang perkembangan situasi dunia dewasa ini yang semakin gawat, sehubungan dengan adanya usul untuk mengadakan Konferensi Asia Afrika. Memang Perdana Menteri India dalam menerima usul itu masih disertai keraguan akan berhasil-tidaknya usul itu dilaksanakan. Barulah setelah kunjungan Perdana Menteri Indonesia pada tanggal 25 September 1954, beliau yakin benar akan pentingnya diadakan konferensi semacam itu, seperti tercermin dalam pernyataan bersama pada akhir kunjungan Perdan Menteri Indonesia :


“The prime reprensentatives discussed also the proposal to have a conference of representatives of Asians and African countries and were agreed that a conference of this kind was desirble and world be helpful in promoting. Is should be held at an early date”.


(“Para Perdana Menteri telah membicarakan usulan untuk mengadakan sebuah konferensi yang mewakili negara-negara Asia dan Afrika serta menyetujui konferensi seperti ini sangat diperlukan dan akan membantu terciptanya perdamaian sekaligus pendekatan bersama ke arah masalah (yang dihadapi). Hendaknya konferensi ini diadakan selekas mungkin”).


Keyakinan serupa dinyatakan pula oleh Perdana Menteri Birma U Nu pada tanggal 28 september 1954.


Dengan demikian, maka usaha-usaha penyelidikan atas kemungkinan diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika dianggap selesai dan berhasil serta usaha selanjutnya ialah mempersiapkan pelaksanaan konferensi itu.



Atas undangan Perdana Menteri Indonesia, para Perdan Menteri peserta Konferensi Kolombo (Birma, Srilangka, India, Indonesia, dan Pakistan) mengadakan Konferensi di Bogor pada tanggal 28 dan 29 Desember 1954, yang dikenal dengan sebutan Konferensi Panca Negara. Konferensi ini membicarakan persiapan pelaksanaan Konferensi Asia Afrika.


Konferensi Bogor berhasil merumuskan kesepakatan bahwa Konferensi Asia Afrika diadakan atas penyelenggaraan bersama dan kelima negara peserta konferensi tersebut menjadi negara sponsornya. Undangan kepada negara-negara peserta disampaikan oleh Pemerintah Indonesia atas nama lima negara.



TUJUAN KONFERENSI


Konferensi Bogor menghasilkan 4 tujuan pokok Konferensi Asia Afrika yaitu :



1.      Untuk memajukan goodwill (kehendak yang luhur) dan kerjasama antar bangsa-bangsa Asia dan Afrika , untuk menjelajah serta memajukan kepentingan-kepentingan mereka , baik yang silih ganti maupun yang bersama, serta untuk menciptakan dan memajukan persahabatan serta perhubungan sebagai tetangga baik.



2.      Untuk mempertimbangkan soal-soal serta hubungan-hubungan di lapangan social , ekonomi , dan kebudayaan Negara yang diwakili.



3.      Untuk mempertimbangkan soal-soal yang berupa kepentingan khusus bangsa-bangsa Asia dan Afrika, misalnya soal-soal yang mengenai kedaulatan nasional dan tentang masalah-masalah rasialisme dan kolonialisme.



4.      Untuk meninjau kedudukan Asia dan Afrika , serta rakyat-rakyatnya didalam dunis dewasa ini serta sumbangan yang dapat mereka berikan guna memajukan perdamaian serta kerja sama didunia.





PESERTA DAN WAKTU KONFERENSI


Negara-negara yang diundang disetujui berjumlah 25 negara.yaitu : Afganistan, Kamboja, Federasi Afrika Tengah, Republik Rakyat Tiongkok (China), Mesir, Ethiopia, Pantai Emas (Gold Coast), Iran, Irak, Jepang, Yordania, Laos, Libanon, Liberia, Libya, Nepal, Filipina, Saudi Arabia, Sudan, Syria, Thailand (Muang thai), Turki, Republik Demokrasi Vietnam (Vietnam Utara), Vietnam Selatan, dan Yaman . Waktu Konferensi ditetapkan pada minggu terakhir April 1995.


Mengingat Negara-negara yang akan diundang mempunyai politik luar negeri serta system politik dan social yang berbeda-beda.Konferensi Bogor menentukan bahwa menerima undangan untuk turut dalam konferensi Asia Afrika tidak berarti bahwa Negara peserta tersebut akan berubah atau dianggap berubah pendiriannya mengenai status dari negara-negara lain.Konferensi menjunjung tinggi pula asas bahwa bentuk pemerintahan atau cara hidup sesuatu negara sekali-sekali tidak akan dapat dicampuri oleh negara lain.Maksud utama konferensi ialah supaya negara-negara peserta menjadi lebih saling mengetahui pendirian mereka masing-masing



PELAKSANAAN KAA 1955 DI BANDUNG


Gedung Dana Pensiun dipersiapkan sebagai tempat sidang-sidang Konferensi . Hotel Homann, Hotel Preanger, dan 12 (duabelas) hotel lainnya serta perumahan perorangan dan pemerintah dipersiapkan pula sebagai tempat menginap para tamu yang berjumlah 1300 orang.


Keperluan transport dilayani oleh 143 mobil, 30 taksi, 20 bus, dengan jumlah 230 sopir dan 350 ton bensin tiap hari serta cadangan 175 ton bensin.


Dalam kesempatan memeriksa persiapan-persiapan terakhir di Bandung pada tanggal 17 April 1955, Presiden RI Soekarno meresmikan penggantian nama Gedung Concordia menjadi Gedung Merdeka, Gedung Dana Pensiun menjadi Gedung Dwi Warna, dan sebagian Jalan Raya Timur menjadi Jalan Asia Afrika. Penggantian nama tersebut dimaksudkan untuk lebih menyemarakkan konferensi dan menciptakan suasana konferensi yang sesuai dengan tujuan konferensi.


Pada tanggal 15 Januari 1955, surat undangan Konferensi Asia Afrika dikirimkan kepada Kepala Pemerintahan 25 (dua puluh lima ) negara Asia dan Afrika. Dari seluruh negara yang diundang hanya satu negara yang menolak undangan itu, yaitu Federasi Afrika Tengah (Central African Federation), karena memang negara itu masih dikuasai oleh orang-orang bekas penjajahnya. Sedangkan 24 (dua puluh empat) negara lainnya menerima baik undangan itu, meskipun pada mulanya ada negara yang masih ragu-ragu. Sebagian besar delegasi peserta konferensi tiba di Bandung lewat Jakarta pada tanggal 16 April 1955.


Dalam penutup komunike terakhir dinyatakan bahwa Konferensi Asia Afrika menganjurkan menganjurkan supaya kelima negara penyelenggara mempertimbangkan untuk diadakan pertemuan berikutnya dari konferensi ini, dengan meminta pendapat negara-negara pesreta lainnya. Tetapi usaha untuk mengadakan Konferensi Asia Afrika kedua sesalu mengalami hambatan yang sulit diatasi. Tatkala usaha itu hampir terwujud (1964), tiba-tiba di negara tuan rumah (Aljazair) terjadi pergantian pemerintahan, sehingga konferensi itu jadi.


Konferensi Asia Afrika di Bandung, telah berhasil menggalang persatuan dan kerja sama di antara negara-negara Asia dan Afrika,baik dalam menghadapi masalah internasional maupun masalah regiobal . Konferensi serupa bagi kalangan tertentu di Asia dan Afrika beberapa lkali diadakan pula, seperti Konferensi Wartawan Asia Afrika , Konferensi Islam Asia Afrika, Konferensi Pengarang Asia Afrika, dan Konferensi Mahasiswa Asia Afrika.


Konferensi Asia Afrika telah membakar semangat dan menambah kekuatan moral para pejuang bangsa-bangsa Asia da Afrika yang pada masa itu tengah memperjuangkan kemerdekaan tanah air mereka, sehingga kemudian lahirlah sejumlah negara merdeka dibenua Asia dan Afrika. Semua itu menandakan bahwa ciat-cita dan semangat Dasa Siala Bandung semakin merasuk kedalam tubuh bangsa-bangsa Aia dan Afrika.


Jiwa Bandung dengan Dasa Silanya telah mengubah pandangan dunia tentang hubungan internasional. Bandung telah melahirkan faham Dunia Ketiga atau “ Non-Aligned”terhadap dunia pertamanya Washington dan Dunia keduanya Moscow Jawa Bandung telah mengubah juga struktur perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Forum PBB bukan lagi forum eksklusif Barat dan Timur.


Sebagai penutup uraian singkat ini, dikutip bagian terakhir pidato penutupan Ketua Konferensi Asuia Afrika sebagai berikut : “May we continue on the way we have taken together and may the Bandung Conference stay as a beacom guiding the future progress of Asia and Afrika”


( “ Semoga kita dapat meneruskan perjalanan kita diatas jalan yang telah kita pilih bersama-sama dan semoga Konferensi Bandung ini tetap tegak sebagai sebuah mercusuar yang membimbing kemajuan dimasa depan dari Asia dan Afrika “)



KOMUNIKE AKHIR KONFERENSI ASIA AFRIKA
Konferensi Asia Afrika bersidang di Bandung dari tanggal 18 sampai 24 April 1955, atas undangan dari para Perdana Menteri Birma, Srilanka , India , Indonesia , dan Pakistan . Kecuali negara-negara sponsor, konferensi ini juga dihadiri oleh 24 negara sebagai berikut :

  1.     Kamboja
  2.     Republik Rakyat Cina
  3.     Ethiopia
  4.     Pantai Emas
  5.     Iran
  6.     Irak
  7.     Jepang
  8.     Yordania
  9.     Laos
  10.     Lebanon
  11.     Liberia
  12.     Libya
  13.     Nepal
  14.     Filipina
  15.     Saudi Arabia
  16.     Sudan
  17.     Syiria
  18.     Muang Thai
  19.     Turki
  20.     Republik Demokrasi Viet-Nam
  21.     Viet-nam Selatan
  22.     Yaman
  23.     Afganistan
  24.     Mesir
Konferensi Asia Afrika membicarakan masalah-masalah yang menjadi perhatian dan kepentingan bersama negara-negara Asia dan Afrika dan membahas cara-cara dan upaya-upaya agar rakyat mereka dapat mencapai kerjasama ekonomi , kebudayaan, dan politik yang lebih erat.
  •     KERJASAMA EKONOMI
  •     KERJASAMA KEBUDAYAAN
  •     HAK-HAK ASASI MANUSIA DAN HAK MENENTUKAN NASIB SENDIRI
  •     MASALAH RAKYAT-RAKYAT YANG BELUM MERDEKA
  •     MASALAH-MASALAH LAINNYA
  •     PENINGKATAN PERDAMAIAN DAN KERJASAMA DUNIA
  •     DEKLARASI TENTANG PENINGKATAN PERDAMAIAN DAN KERJASAMA DUNIA

Konferensi Asia Afrika menyatakan keyakinannya, bahwa kerukunan kerjasama yang sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut akan memberikan sumbangan yang berhasilguna bagi pemeliharaan dan peningkatan perdamaian dan keamanan internasional, sedang bekerjasama dibidang ekonomi, sosial dan kebudayaan akan membantu terciptanya kesejahteraan dan kemakmuran semua.


Konferensi Asia Afrika menganjurkan agar kelima negara sponsor memikirkan penyelenggaraan konferensi berikutnya, setelah berkonsultasi dengan negara-negara peserta.



Apa itu Bahan Bakar Pertalite



Pertalite adalah bahan bakar baru dari pertamina untuk menggantikan premium, Lite kan artinya ringan, jadi Pertalite adalah bahan bakar yang menciptakan tarikan mesin lebih ringan karena di dalam Pertalite tidak ada kandungan timbal serta memiliki kandungan sulfur maksimal 0,05 persen m/m atau setara dengan 500 ppm yang tentu lebih bersih dari premium dan memiliki kadar oktan / RON 90.

Pertalite memiliki warna hijau dengan visual jernih dan dan terang....
Logo Pertalite yaitu berwarna Gold atau Emas

Nah kalau mengenai harga, blum ada informasi pasti tentang berapa harga per liter, yang jelas harga Pertalite dibanderol dibawah Pertamax yang mungkin akan disesuaikan dengan permintaan masyarakat atau sekitar 7.500-7.800 per liter

Kalau masalah keamanan atau kebersihan bagi mesin, ini masih dalam uji coba apakah tidak menambah kekotoran mesin / kerak walaupun secara teori seharusnya lebih baik dari Premium.....
(Sumber: KAskus dn Inilah.com)

Semoga Bermanfaat...